12-bandara

Nginep di Bandara? Siapa Takut!

Bagus Prasthawa
November 16, 2016

“Emang bandara bisa jd tempat nginep?” “Emang ga takut diusir satpam?” “Emang barang-barang kita aman?”

Pertanyaan itulah yang terlintas di otak gue ketika diajak backpaker sama temen gue ke negara tetangga (Singapura), karena judulnya “jalan-jalan hemat” so pasti budget juga di tekan dengan seminimal mungkin dong, nah itu mensiasati budget kita memutuskan untuk menginap di bandara Changi saat Tiba di Singapura dan saat pergi meninggalkan Singapura.

Waktu menunjukan pukul 01:00 dini hari ketika kami sampai di Changi, malem banget ya, iya karena pesawat terakhir dari jakarta adalah pesawat yang harga tiketnya paling murah :p Ketika kita sampai kita tidak langsung menuju ke Imigrasi, melainkan kita mengelilingi bandara changi untuk mencari tempat buat “tidur” setelah berkeliling sekitar satu jam akhirnya kita memutuskan untuk tidur dibelakang counter GST Refund di terminal 2. Awalnya ragu dan dalam hati “kita bakal tidur disini nih?” tapi keraguan tersebut pupus karena banyak banget orang-orang yang tidur di bandara tersebut, memang bandara Changi sangat nyaman dan bahkan ga seperti Bandara deh. Soalnya lantainya dilapisin karpet, AC super dingin dan wi-fi gratis 24 jam (ini yang sangat dibutuhkan buat orang-orang kaya gue)

 

Setelah tidur sekitar 2 jam tiba-tiba kita dibangunkan oleh petugas security bandara Changi yang serem-serem sambil menanyakan “Passport and Boarding Pass Mr?” akhirnya kami memberikan passport kami dan boarding pass kami, salah satu dari petugas tersebut agak bingung tetapi akhirnya kami diperbolehkan untuk tidur kembali karena flight kami tiba pukul 1 dini hari dan MRT terakhir dari bandara Changi pukul 12 Malam.

 

Setelah berhasil “Menginap” di Changi kami memutuskan untuk menginap kembali di hari terakhir kami di Singapura, karena flight kami jam 8 pagi di hari Senin, maka Minggu malam kami sudah berada di terminal 2 Bandara Changi, setelah berhasil check in dan imigrasi, tujuan kami adalah mencari tempat “Bobo” yang nyaman. Setelah berkeliling kembali akhirnya kita menemukan tempat yang sangat cocok yaitu “snooze lounge” di terminal 1. Tempat ini memang disediakan untuk penumpang yang transit di bandara Singapura, tempatnya sangat nyaman dengan kursi tidur dan port charger. Setelah menaruh barang dan merebahkan badan akhirnya kita terlelap dan…………kembali dibangunkan oleh petugas bandara yang menanyakan passport dan boarding pass. Kami semept ragu karena ada salah satu pengujung lounge tersebut yang diusir oleh petugas, ketika tiba giliran kami, petugas tersebut malah mempersilahkan kami tidur kembali karena kami tidak melanggar peraturan yang ada.

 

Akhirnya kami pun melanjutkan istirahat kami hingga 1 jam sebelum boarding pesawat. Dan terbang kembali ke Ibukota Tercintah.

 

Untuk yang ingin merasakan sensasi menginap di Bandara Changi ada beberapa tips yang bisa digunakan antara lain :

  • Pilih penerbangan berangkat paling malam dan penerbangan pulang pagi agar kalian aman saat razia oleh petugas bandara.
  • Pakailah sweater/jaket karena Bandara Changi sangat dingin, apalagi kalo malem dan sepi.
  • Cari tempat istirahat yang nyaman seperti snooze lounge, di dekat foodcourt di dekat counter dll.
  • Bawa bantal leher/bantal biasa untuk tidur karena kita bakal ngemper di lounge, belakang counter dan tidak bantal karena ini bukan hotel hehe :p
  • Ketika ditanya petugas bandara berikan alasan yang rasional seperti : MRT sudah habis, flight kita pagi dan lain lain

 

Demikin pengalaman dan tips untuk menginap di Bandara, semoga memotivasi kalian untuk mencoba yaaa 🙂

 

Bagus Prasthawa