4 Tips Berbisnis Bareng Teman Agar Bisnis Jadi Lebih Mudah

Akan terasa mudah dan menyenangkan jika kamu dan teman punya passion yang sama dalam dunia bisnis dan kalian bisa saling membantu membangun bisnis impian bersama.  

Masalahnya, sedekat apa pun hubungan kalian, bisnis bersama teman tak selalu dapat berjalan sesuai yang diinginkan, bisa saja terdapat beberapa risiko yang menyertainya.

Karena pepatah mengatakan bahwa tak ada teman dalam sebuah bisnis. Bagaimana jika kamu dan teman mengalami perbedaan prinsip di kemudian hari? Mungkin tidak menjadi masalah jika kalian sudah menjalin komitmen bersama dan bisa menyelamatkan hubungan pertemanan.

Bagaimana jika sebaliknya? Namun ini tak berarti bisnis bersama teman tak akan pernah berhasil.  Itulah mengapa perlu ada pertimbangan yang matang sebelum memutuskan berbisnis dengan teman. Ya, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan sebelum memulai usaha bersama teman. Apa saja?

1. Bangun chemistry dan jangan salah memilih teman

Kamu mungkin sudah mengenal lama teman yang akan diajak bisnis, tapi jangan begitu saja setuju untuk berbisnis dengannya. Pastikan kamu dan dia punya kesamaan visi dan misi. Selain itu, kecocokan karakter juga penting untuk keberlangsungan bisnis kalian kedepannya.

Lebih baik lagi jika kamu memilih teman bisnis dengan karakter dan skill yang saling melengkapi sehingga bisnis bisa semakin maksimal. Sehingga kalian berdua sama-sama punya kewajiban dan tidak pecah konsentrasi. Kamu  pun wajib bekerjasama dan membagi pekerjaan dengan adil, agar tidak ada yang merasa ‘berat sebelah’.  

2. Komitmen di awal dalam penentuan job dan pembagian keuntungan

Ini yang paling penting dilakukan dan bisa jadi penentu keberlangsungan bisnis kalian ke depannya. Meski status kalian teman, ‘hitam di atas’ putih harus ada, terutama menyangkut pembagian jobdesc dan keuntungan. 

Pertama-tama, tentukan dulu kalian akan menggeluti usaha apa dan kemudian mulailah membagi jobdesc sesuai dengan kemampuan masing-masing secara imbang. Kemudian pikirkan bagaimana kalian akan membagi keuntungan tersebut ke depannya.

3. Tentukan target, tujuan dan masalah modal usaha

Masih poin yang sangat krusial, setelah kalian tahu akan menggeluti bidang usaha apa, diskusikan perkara tujuan dan target penjualan serta peran masing-masing orang. Dalam menentukan hal ini, kamu dan teman harus punya pemahaman yang sama. Karena biasanya masalah yang muncul di masa depan dipicu oleh kesalahpahaman saat mendiskusikan hal ini.

Yang tak kalah pentingnya adalah diskusi perihal modal usaha. Ketika berbisnis dengan teman, ada baiknya untuk menentukan besaran modal secara transparan dan berimbang. Pastikan uang kalian bukan uang ‘simpanan’ untuk kebutuhan pribadi atau uang yang ‘tidak jelas’ agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

4. Tetap profesional, bedakan pekerjaan dengan bermain, dan harus disiplin

Kunci menjalin bisnis bersama teman adalah profesionalitas. Terkadang kita lupa bahwa kedudukan teman saat berbisnis bukanlah sebagai teman, tapi rekan bisnis. Dan ini membuat kita harus memandang atau memperlakukannya secara profesional pula.

Di luar bisnis, dia dalah temanmu, dan ketika berbisnis dia adalah partner bisnismu. Jadi jangan gunakan alasan pribadi sebagai excuse dalam bisnis kalian. Masalah-masalah pribadi yang sepele juga harus dijauhkan dalam pengambilan keputusan saat berbisnis.

Bukan tidak mungkin kamu dan temanmu bisa sukses membesarkan bisnis bersama. Asalkan kalian betul-betul mempertimbangkan dan merencanakan semuanya dengan matang di awal.

Jika masih ragu, lebih baik diskusikan baik-baik dan jangan tergesa-gesa memutuskan karena bisnis bukanlah sesuatu yang tanpa risiko, terutama saat dilakukan dengan teman sendiri.

Sumber: cermati.com

Love This Post

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of