5 Tips Belajar Content Marketing Untuk Pemula

Bagi sebagian besar pemula yang baru terjun ke dunia bisnis atau baru merintis usaha, salah satu tantangan yang umum dihadapi adalah bagaimana cara membuat masyarakat mengenal bisnis yang tengah dijalani dan bagaimana membuat mereka tergiur agar ‘beralih’ menjadi customer.

Nah, pemasaran produk menjadi krusial dalam rangka memperkenalkan produk secara luas ke masyarakat. Di zaman yang serba digital seperti sekarang, strategi pemasaran yang dianggap paling efektif adalah melalui content marketing.

Bedanya dengan strategi pemasaran ‘tradisional’, di sini pelaku usaha tidak menawarkan produk dan jasa secara langsung. Mereka akan mengemas ‘promosi’ tersebut ke dalam sebuah konten yang apik, bermanfaat, dan relevan sehingga masyarakat merasa butuh untuk mengakses barang atau jasa tersebut.

Dengan kata lain, isi dari content marketing bukanlah penawaran produk secara gamblang, tetapi menginformasikan barang atau jasa semenarik mungkin sehingga orang yang melihat atau menonton penasaran. Nah, jenis konten yang digunakan bisa beragam, mulai dari website, inforgrafis, video, hingga buku.

Menerapkan strategi content marketing sebetulnya gampang-gampang susah. Bagi kamu yang baru menjalankan bisnis atau usaha dan ingin menjadikan content marketing sebagai strategi pemasaran, Hepi Inc. akan mengulas beberapa trik agar bisa sukses menerapkannya. Simak, yuk!

1. Tetapkan tujuan yang jelas dan bisa terukur

Strategi apa pun akan lebih mudah dijalankan jika ada tujuan yang jelas dan bisa diukur. Begitu juga saat menerapkan content marketing, kamu harus tahu terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai nanti apa sih?. Dengan begitu akan lebih mudah menentukan apa saja yang harus dilakukan dan sumber daya apa saja yang dibutuhkan.

Nah, tujuan yang ingin dicapai juga sebaiknya bisa diukur agar kamu bisa membuat analisis dari masing-masing konten yang ingin digunakan, serta bisa menentukan langkah lain yang bisa ditempuh jika rencana tak berjalan sesuai rencana.

2. Kenali target audiens dan konten yang sesuai

Setelah tahu tujuan kamu dalam memasarkan barang atau jasa tersebut, langkah selanjutnya yang harus ditempuh adalah memahami calon pelanggan.

Siapa sih calon pelangganmu? Apa saja sih hal-hal yang tengah disukai oleh calon pelangganmu? Apa saja sih permasalahan yang dihadapi oleh calon pelangganmu?

Jawaban dari pertanyaan tersebut akan memudahkanmu dalam menentukan konten apa yang sesuai dan harus dikemas dalam bentuk apa untuk memenuhi target pelanggan yang diinginkan.

Untuk mendapatkan data ini, kamu bisa melakukan wawancara, survei, atau diskusi dengan teman/saudara yang kiranya memenuhi kriteria calon pelanggan bisnis/usaha  kamu. 

3. Perbanyak membaca untuk dijadikan referensi

Jangan pernah berhenti mencari inspirasi dari buku atau internet. Karena perkembangan konten itu cepat dan kamu harus selalu kreatif menghasilkan ide-ide segar.

Jangan hanya belajar dari konten yang linier dengan bisnis/usaha kamu, belajarlah dari konten-konten bidang usaha lain. Bisa saja kan kamu menemukan inspirasi dari sana dan kemudian mengolahnya agar bisa sesuai dengan topik bisnis kamu?

4. Buat konten dalam berbagai format

Melihat ketatnya bisnis dewasa ini, agar kamu bisa menjaring banyak target konsumen dari berbagai kalangan, buatlah konten dalam berbagai format sehingga bisa ditayangkan atau dibagikan di berbagai platform. Bisnis atau usaha kamu akan lebih menjagkau target konsumen yang luas dan lebih kompetitif.

5. Buatlah jadwal distribusi konten

Membuat rencana konten dan mengeksekusi konten dengan maksimal memang penting. Namun jangan  sampai lupa menentukan kapan sih konten tersebut harus dibagikan. Tentukan dan atur kapan saja kamu harus mempublikasikan konten dan pastikan bahwa jadwal tersebut rutin. Jangan terlambat atau tidak konsisten.

Kamu juga harus mempertimbangkan keberadaan hari-hari khusus atau hari besar. Karena ini bisa memaksimalkan distribusi konten yang diberikan. Misalnya, kamu membuka usaha makanan berbahan dasar cokelat. Pada momen Hari Valentine, Hari Cokelat Internasional, atau mungkin Hari Ibu, kamu bisa membuat konten khusus terkait hari tersebut.

Bisa dibilang, strategi content marketing  itu seperti mendayung dua pulau sekaligus, karena kamu tak hanya bisa mengenalkan produkmu secara luas tetapi juga membuat masyarakat ‘loyal’ pada konten-konten menarik dan relevan yang kamu tawarkan. Ini bisa menjadi langkah awal untuk mendapatkan konsumen yang lebih besar ke depannya.

Sumber: Mebiso.com

Love This Post

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of