Banyak Manfaat Bekerja di Coworking Space. Hmm…Apa Saja Sih? Mari Kita Cari Tahu!

Berkembangnya industri startup, memunculkan tren baru di kalangan pengusaha dan penggiat startup, yaitu layanana co-working space. Kamu mungkin sudah tidak asing lagi ya mendengar istilah ini karena sering diucapkan di mana-mana. Namun, sebenarnya apa sih co-working space itu?

Co-working space atau ruang bersama adalah sebuah tempat yang mempertemukan individu-individu yang memiliki latar belakang pekerjaan atau bisnis. Mereka menggunakan co-working space sebagai kantor; bisa karena tim-nya memang sedikit atau mereka adalah individu yang bekerja sebagai freelancer profesional (yang membutuhkan ruang kerja dengan suasana yang mendukung produktifitas kerja).

Biasanya nih, co-working space dimanfaatkan para founder startup untuk berkoordinasi bersama tim kecilnya. Selain itu, individu yang memiliki bisnis digital atau freelancer profesional (seperti yang telah disinggung sebelumnya) juga memanfaatkan co-working space sebagai kantor kedua—selain rumah mereka.

Karena kebutuhan tersebut, co-working space pun kini bermunculan di mana-mana. Apa sih yang membuat co-working space begitu penting dalam kehidupan masyarakat saat ini? Berikut adalah 4 keuntungan yang didapat saat bekerja co-working space.

1. Harga sewa yang lebih terjangkau

Co-working space menggunakan prinsip economy sharing yang membuat harga sewa yang diberikan menjadi jauh lebih murah dibanding harga sewa kantor konvensional. Dengan fasilitas dan iklim kerja yang mendukung, tarif co-working space dipatok mulai dari Rp 50.000/per harinya atau Rp 1—2 juta/per bulan. Bagi startup kecil atau individu, hal ini tentu saja bisa menghemat pengeluaran dan dana pun bisa dialokasikan untuk hal lain yang lebih penting.

2. Dapat menambah relasi baru

Karena sekantor dengan banyak startup, individu, atau pegiat usaha lainnya, tentu saja kamu akan bertemu banyak orang dari berbagai kalangan. Dari sinilah akan terjadi interaksi, kolaborasi atau bahkan  terjalin relasi antar satu startup atau individu dengan startup atau individu lainnya.

Tak hanya itu saja, dari acara yang sering diselenggarakan co-working space juga memungkinkan kamu untuk bertemu dengan ahli bisnis hingga investor. Lumayan bukan?

3. Suasanakerja nyaman

Meskipun pada dasarnya adalah ruang kerja, image co-working space jauh berbeda dengan kantor pada umumnya. Co-working space menawarkan suasana kerja yang nyaman dan homey. Berasa kerja di kafe atau di rumah sendiri, deh.

Beberapa co-working space juga menyediakan fasilitas hiburan seperti fasilitas play station, ping pong, atau biliar. Benar-benar bisa menghilangkan suntuk saat bekerja, ya.

4. Dapat memicu untuk lebih produktif

Karena enggak dibatasi sekat-sekat atau kubikel layaknya kantor pada umumnya, co-working space bisa memicu kamu untuk berinteraksi, berdiskusi dengan rekan kerja lain atau kenalan dan berbagi wawasan dengan rekan dari perusahaan lain. Satu sama lain bisa saling membantu tanpa adanya batasan-batasan yang berimbas pada produktivitas yang meningkat.

Setelah mengetahui keuntungan-keuntungan bekerja di co-working space, apakah kamu tertarik untuk mencari co-working space yang bisa mendukung usaha kamu?

Love This Post

7 Tips Sederhana dan Efektif Berjualan di Social Media

Artikel berisi tentang tips / caraberjualan di media sosial yang efektif. Selain konten berupa text, artikel juga akan menggunakan visual yang menarik. Untukpoin-poin tips berjualan di media sosial diantaranya :

Media sosial tak hanya menjadi media untuk berkomunikasi, memulai pertemaran baru, atau bahkan tempat untuk mendapatkan popularitas saja. Ya, dengan segala fitur yang ada di dalamnya, media sosial kini banyak dimanfaatkan untuk sarana berpromosi dan bahkan dinilai sangat efektif, lho, bagi banyak pihak untuk mengenalkan bisnisnya.

Sudah banyak pengusaha yang menjadi jutawan atau miliarder hanya dengan berbisnis atau berjualan di media sosial! Hal ini tentu saja membuat pengusaha lain mulai tertarik untuk memasarkan produknya melalui media sosial.

Masalahnya, bagi usaha yang sudah dikenal, menarik perhatian agar masyarakat ‘mampir’ ke laman media sosial mereka tentu bukanlah hal yang sulit. Namun untuk usaha yang baru didirikan, hal ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri. Ya, pengelola harus tahu nih strateginya agar media sosial menjadi sarana yang efektif untuk mempromosikan produk mereka.

Selain menyediakan konten teks dan visual yang menarik, inilah 7 hal yang harus diperhatikan agar pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif sukses.

1. Menentukan target market potensial

Namanya juga jualan produk, ya kamu harus menentukan dulu dong siapa pasarmu. Coba deh cari target market yang potensial, misalnya kalangan anak muda, perempuan, ibu hamil, atau bahkan ibu-ibu.

Setelah menentukan target pasar, buatlah akun media sosial yang mengangkat tema khusus. Misalnya, ‘Busana Muslimah’, ‘Baju impor murah’, dan lain sebagainya. Inilah cara mudah untuk mencari target pasar yang potensial untuk jangka panjang.

2. Membuat status / konten yang menarik

Ketika memajang status menarik, like dan share akan berdatangkan sehingga bisnis yang kamu jalankan bisa ‘menarik perhatian’ dan akhirnya dikenal orang. Kamu bisa nih memasang status tentang sesuatu yang sedang hangat dibicarakan.

 Eits, tapi penyampaiannya jangan terlalau nyinyir. Cukup kaitkan kejadian yang tengah hangat dibicarakan dengan produk yang kamu jual. Hal ini bisa mengundang perhatian masyarakat untuk melipir ke laman media sosialmu.

3. Menggunakan hashtag  pada setiap postingan

Penggunaan tanda pagar atau hashtag ‘#’ akan memudahkan orang untuk mencari produk di media sosial. Nah, gunakan hashtag popular yang sesuai dengan bisnismu. Misalnya saja nih kamu menjual gamis dengan harga burah, sematkan #BajuGamisTremurah  di bawah status di Instagram, Facebook, dan Twitter.

4. Update foto profile secara berkala

Ketika mengganti foto profil, pemberitahuan akan  muncul di timeline orang-orang yang mengikutimu di media sosial. Nah, jika kamu sering mengganti fotoprofil, orang akan penasaran apa yang ada di dalam akun tersebut dan mereka pun akhirnya membuka akun media sosialmu.

Nah, mereka inilah calon konsumen kamu. Meskipun awalnya melihat-lihat saja, setidaknya ada kemungkinan mereka akan merekomendasikan akunmu saat ada teman atau keluarga yang membutuhkan apa yang kamu jual.

5. Merespon pelanggan secara cepat

Dalam kondisi apa pun, usahakan untuk merespon komentar atau pertanyaan pelanggan secepat mungkin. Terkadang konsumen juga bisa bikin kita kesal, tapi usahakan untuk melayani mereka dengan sabar.

Karena biasanya pelanggan juga melihat bagaimana pelayanan di toko online tersebut sebelum akhirnya memutuskan untuk membelinya.  

6. Membangun komunikasi yang baik dengan para pelanggan

Seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya, jangan sampai membuat pelanggan merasa dicuekin. Ini bisa membuat calon pembeli potensial kabur atau urung untuk membeli barang dari tempatmu.

Kamu mungkin berpikir masih banyak pelanggan lain, tapi ingatlah bahwa kehilangan satu pelanggan bisa berpengaruh pada bisnismu. Apalagi kalau mereka memberikan testimoni atau komentar yang buruk tentang toko online-mu.

7. Jangan takut dengan persaingan

Meskipun jualan online, persaingan itu pasti ada. Namun sebagai pebisnis, jangan minder duluan deh! Cobalah untuk menawarkan produk dengan caramu sendiri. Carilah cara agar pelanggan merasa nyaman dan tak bisa berpaling dari toko online-mu.

Salah satu trik yang bisa kamu pakai adalah memperlakukan pelanggan dengan ramah dan sabar. Ya, awalnya mungkin sulit, tapi lama-kelamaan pasti terbiasa kok dengan berbagai macam sifat pelanggan.

Nah, itulah tadi 7 trik yang bisa kamu gunakan agar pemanfaatan media sosial untuk promosi semakin efektif. Selamat mencoba!

Love This Post