Perhatikan 3 Hal Berikut Ketika Kamu Memasarkan Produk Melalui Media Sosial

Memasarkan Produk di Medsos

Bagi sebagian orang, media sosial bukanlah sekedar media untuk menjalin interaksi dengan teman, kerabat, atau orang-orang baru dari berbagai penjuru dunia. Ya, kepopuleran media sosial di tengah-tengah masyarakat ternyata memiliki peranan yang penting dalam membantu kepentingan bisnis perusahaan-perusahaan. Percaya atau tidak, perusahaan yang memanfaatkan media sosial ternyata lebih untung dibanding yang tidak menggunakannya.

Hal itulah yang kini mendorong pebisnis dan pengusaha ada untuk memaksimalkan penggunaan media sosial tertentu dalam mempromosikan bisnis, produk, dan jasa mereka sehingga mampu memaksimalkan angka penjualan. Dari sini mungkin kelihatannya memasarkan produk melalui media sosial terkesan mudah, simpel, dan bahkan hemat. Namun dalam praktiknya, banyak orang yang keliru menentukan strategi saat melakukan optimisasi konten media sosial.

Hasilnya, bukan keuntungan yang mereka dapat, malah bisa dibilang media sosial tak memberikan apa pun untuk usaha mereka. Untuk menghindari kemungkinan buruk tersebut, Hepi Inc. akan membagikan beberapa hal yang harus kamu perhatikan jika ingin berhasil dalam memasarkan produk di media sosial. Apa saja? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Menggunakan foto/gambar

Menyematkan deskripsi yang jelas tanpa memberikan gambaran langsung terkait produk atau barang/jasa yang ditawarkan (entah melalui gambar atau video singkat), tidak akan maksimal dalam menarik perhatian khalayak ramai. Masyarakat akan lebih mudah tertarik dengan sesuatu yang dapat memanjakan visual mereka.

Buatlah mereka yakin dengan produk yang kamu tawarkan dengan memberikan gambar atau foto terbaik yang kamu punya, dengan begitu pengguna akan tahu apa yang sebenarnya kamu tawarkan, seperti apa sih bentuk atau rupanya, dan tentu saja ini memungkinkan mereka untuk memberikan respon yang positif.

2. Menggunakan tagar/hashtag

Manfaat penggunaan hashstag secara umum adalah untuk menggolongkan tema atau topik yang lebih spesifik dalam media sosial dan memudahkan orang untuk mencari topik yang saling berhubungan. Lantas, apa manfaat hashtag untuk strategi pemasaran produk?

Tak berbeda jauh dari fungsi utamanya, hashtag berfungsi untuk mengelompokkan tema atau informasi prodik agar calon konsumen bisa menemukan informasi yang kamu sampaikan lewat hashtag populer tertentu.

Pengunjung akun media sosialmu juga akan tahu inti dan tujuan dari promosi yang kamu lakukan melalui hashtag. Selain itu, kamu bisa dapat tambahan followers dan likes karena menyematkan hashtag  dan ini tak menutup kemungkinan bahwa usahamu bisa menjangkau konsumen yang lebih luas lagi.  

3. Kenali target pasar dengan baik, target kelompok dan/atau individu tertentu

Hal yang amat penting dilakukan sebelum melakukan pemasaran lewat media sosial adalah kenali dengan baik target pasarmu. Kamu harus menyusun strategi yang sesuai agar produkmu terserap dengan baik oleh target pasaryang sudah ditentukan. Dengan menentukan target pasar yang tepat sejak awal, kamu akan lebih cepat mendapatkan angka penjualan terbaik dibanding kalau kamu masih meraba-raba siapa target pasarnya.

Pentingnya mengenali target pasar juga akan berpengaruh pada bagaimana kepribadian akun media sosialmu nanti. Apakah kamu menggunakan bahasa yang sangat formal dalam menyapa konsumen atau menggunakan bahasa sederhana, supel, dan bahkan cenderung lucu? Pemilihan kepribadian untuk akun media sosial ini juga penting karena salah satu alasan mengapa calon konsumen tertarik untuk kepo lebih jauh adalah karena hal ini.

Itulah tiga hal penting yang harus kamu perhatikan jika tidak ingin strategi pemasaran berakhir sia-sia. Selain tiga hal di atas, pastikan untuk memahami dengan baik platform media sosial yang kamu gunakan. Selamat mencoba ????

Love This Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *